Kenapa Baterai Laptop Cepat Habis, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Baterai Laptop Cepat Habis

Kenapa Baterai Laptop Cepat Habis – Baterai laptop merupakan sumber daya listrik pada laptop agar laptop dapat menyala dan digunakan. Baterai yang cepat habis tentu akan dapat menghambat pekerjaan yang sedang dilakukan. Khususnya ketika disekitar kita tidak ada colokan listrik untuk melakukan charge baterai.

Maka dari itu, banyak orang selalu mempertimbangkan berapa lama daya tahan baterai dari suatu laptop sebelum membeli.

cara agar baterai laptop awet

Penyebab Baterai Laptop Bisa Cepat Habis

Jika baterai bermasalah dan bisa cepat habis tentu terkadang membuat kita menjadi kesal bukan Namun, perlu untuk Anda ketahui bahwa daya tahan baterai laptop dapat dipengaruhi oleh kebiasaan dari penggunanya sendiri yang belum menyadari bagaimana cara merawat baterai laptop agar awet ketika digunakan.

Berikut penyebab baterai laptop cepat habis ketika digunakan :

1. Penggunaan yang terlalu lama dalam satu waktu tanpa jeda istirahat / shutdown

Jika laptop sedang menyala dan aktifitas anda sudah selesai atau anda sedang beristirahat. Lakukan shutdown walaupun 1 jam kemudian digunakan lagi. Hal ini untuk memberi jeda istirahat pada komponen perangkat di dalam laptop, termasuk baterai.

2. Pemakaian untuk aktifitas berlebih sehingga suhu baterai menjadi panas

Jangan buka aplikasi terlalu banyak. Matikan aplikasi yang sedang tidak digunakan. Penggunaan aplikasi yang terlalu banyak akan memakan resource memori, sehingga beberapa komponen akan bekerja lebih keras dan hal ini juga akan mengurangi daya tahan baterai.

3. Kondisi baterai sudah 100%, namun masih dalam posisi di charge

Selalu perhatian ketika melakukan charge. Jika kondisi baterai sudah mencapai 95% – 100%, sebaiknya kabel power segera dicabut.

4. Menjalankan aplikasi berat di laptop

Jangan menjalankan aplikasi yang melebihi spesifikasi minimum dari yang diwajibkan. Jika suatu aplikasi yang dijalankan membutuhkan memori 4GB, maka harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Baca juga :

Cara mengatasi laptop Asus lemot Windows 10

Cara Menghapus File sampah Di Laptop Windows 10

Jenis-Jenis Baterai Laptop

Setiap laptop yang dijual dipasaran memiliki jenis baterai yang berbeda. Umumnya baterai laptop yang masih baru memiliki daya tahan 3-6 jam, bahkan bisa lebih.

Hal ini tergantung dari penggunaan dan faktor lainnya seperti tingkat kecerahan layar ketika digunakan (brightness), banyaknya aplikasi yang sedang berjalan, penggunaan Wifi, Bluetooth, tingkat volume / sound, dll.

Berikut informasi 3 jenis baterai laptop yang pernah digunakan, yaitu :

1. Baterai Nikel Kadmium (NiCd)

Baterai ini merupakan jenis baterai pertama yang dapat di rechargeable. Dan sempat menjadi standar untuk teknologi baterai laptop saat itu, dengan komponen utamanya sebagian besar berupa nikel. Namun masih terdapat beberapa kekurangan pada baterai ini.

2. Baterai Nickel Metal Hydride (NiMH)

Baterai jenis NiMH ini memiliki nilai yang lebih unggul jika dibandingkan dengan baterai NiCd terutama dalam kapasitas, keamanan, kehandalan hingga energi.

Selain itu, baterai laptop ini memiliki fitur untuk dapat menyimpan daya dua kali lipat yang lebih besar dari baterai NiCd sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lebih lama.

3. Baterai Lithium Ion (LiOn)

Jenis baterai Lithium Ion ini merupakan baterai yang dapat diisi ulang, yang saat ini sering digunakan untuk laptop atau alat elektronik lainnya dan penggunaan dayanya sangat efisien dibanding jenis baterai lainnya.

Baterai Lithium Ion juga memiliki kemampuan yang baik sehingga charging dapat dilakukan dengan lebih cepat namun tetap aman.

Dari segi berat, baterai jenis ini juga memiliki bobot yang jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan baterai jenis lainnya dan dapat menyimpan daya yang besar sehingga sangat cocok untuk digunakan pada berbagai alat elektronik portable seperti laptop.

 

Cara Agar Baterai Laptop Awet

Setiap pengguna tentu menginginkan agar baterai laptop dapat bertahan lama ketika digunakan. Berikut kami berikan tips agar baterai laptop tetap awet ketika digunakan.

1. Cobalah Mengatur Cahaya Layar (Brigthness) dengan Mode Rendah

Dalam penggunaan sehari-hari, atur tingkat brightness layar agar mata tetap terasa nyaman. Jika dengan tingkat 60% saja sudah cukup, jangan dibuat lebih maksimal hanya agar layar terlihat lebih terang. Semakin rendah tingkat persentase kecerahan layar, maka semakin lama baterai dapat bertahan.

Ini merupakan salah satu cara agar baterai bisa menjadi lebih awet dan tahan lama pada saat digunakan.

2. Segera Cabut Charger Apabila Sudah Penuh 100 Persen

Jika membiarkan kabel charger terpasang terlalu lama maka arus listrik tentu akan terus mengaliri

baterai sehingga bisa menyebabkan komponen pada baterai bisa cepat rusak.

3. Gunakan aplikasi yang diperlukan saja

Tutup aplikasi yang sedang tidak digunakan dan jangan gunakan aplikasi secara bersamaan. Semisal anda sedang membuka aplikasi word, sambil bermain game dan membuka browser hal ini dapat menyebabkan baterai cepat habis.

4. Jaga suhu laptop saat digunakan

Jika laptop digunakan dalam jangan waktu yang terlalu lama, sesekali cek suhunya. Apakah terasa lebih panas dari biasanya. Jangan sampai terjadi overheat. Jika memang diperlukan, beraktifitas di ruangan ber ac lebih baik agar suhu laptop tetap terjaga.

5. Matikan Bluetooth dan wifi

Jika anda sedang tidak menggunakan wifi atau Bluetooth, maka pastikan keduanya di non aktifkan. Walaupun hanya sekedar menggunakan aplikasi office.

6. Volume sound

Ketika sedang mendengarkan musik atau menonton film, atur volume agar tidak terlalu keras. Semakin kecil tingkat volume, maka daya tahan baterai akan semakin awet.

7. Bersihkan kipas laptop (fan)

Jika anda mampu dan memiliki keahlian bongkar pasang laptop, maka bersihkan kipas laptop dari debu setiap 1 bulan sekali. Agar sirkulasi udara dapat berjalan dengan baik.

8. Hindari penggunaan di ruangan outdoor terlalu lama

Suhu disekitar dapat berpengaruh terhadap suhu di dalam laptop. Maka dari itu, hindari penggunaan di luar ruangan dalam jangka waktu lama, yang dapat langsung terkena sinar matahari.

 

Kesimpulan

Setelah membaca artikel diatas, anda sudah dapat mengetahui kenapa Baterai Laptop Cepat Habis. Dengan melakukan 8 tips diatas, akan sangat membantu untuk menjaga baterai laptop tetap awet saat digunakan.

Namun jika usia baterai laptop sudah mencapai 3-5 tahun, akan terjadi penurunan daya tahan. Ini adalah hal yang wajar. Anda bisa mengganti dengan baterai yang baru jika memang dibutuhkan.

Semoga bermanfaat sobat maniak.

Image resource from :

https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-orang-bumi-laptop-5258246/

https://pixabay.com/id/illustrations/baterai-pengisian-muatan-penuh-1688854/